Pelayan Prima Adalah Kunci Mengikat Pelanggan

Pengertian Pelayanan Prima Dan Contohnya Beserta Tujuannya

Pelayanan sangat penting sekali bagi perusahaan atau penjual untuk mendatangkan banyak pelanggan/konsumen. Dengan pelayanan yang baik maka pelanggan akan betah, merasa di perhatikan sehingga membeli produk atau jasa yang di tawarkan dan di jual perusahaan. Dengan banyaknya pelanggan yang membeli produk atau jasa perusahaan maka akan mendatangkan keuntungan yang maksimal. Maka tak heran setiap perusahaan akan selalu menggunakan pelayanan yang prima untuk memberikan rasa puas kepada para pelanggannya. Apa itu yang dimaksud pelayanan prima? Untuk memahaminya berikut ini penjelasannya.

A. Apakah Itu Pelayanan Prima?

Excellent service atau disebut juga Pelayanan Prima adalah melakukan pelayanan sebaik mungkin kepada para pelanggan, sehingga pelanggan menjadi merasa puas. Atau definisi pelayanan prima yaitu melakukan pelayanan sebaik mungkin kepada para pelanggan atau konsumen sehingga menimbulkan rasa yang puas. Secara umum tujuan pelayanan prima yaitu memberikan pelayanan sehingga bisa memenuhi dan memuaskan para pelanggan sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Manfaat dari pelayanan prima salah satunya untuk upaya meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan ataupun pemerintah kepada para pelanggan atau masyarakat, serta dapat menjadi acuan untuk pengembangan penyusunan standar pelayanan. Standar pelayanan dapat diartikan sebagai tolak ukur atau patokan yang digunakan untuk melakukan pelayanan dan juga sebagai acuan untuk menilai kualitas suatu pelayanan. Pelayanan disebut prima jika pelanggan sudah merasa puas dan sesuai dengan harapan pelanggan.

B. Tujuan Pelayanan Prima

Adapun beberapa tujuan pelayanan prima diantaranya sebagai berikut ini:

  • Memberikan pelayanan yang berkualitas kepada para pelanggannya.
  • Membantu pelanggan untuk mengambil keputusan, supaya membeli barang atau jasa yang ditawarkan.
  • Menumbuhkan rasa percaya pelanggan terhadap barang ataupun jasa yang di tawarkan penjual.
  • Menumbuhkan kepercayaan dan kepuasan kepada para pelanggan.
  • Untuk menghindari terjadinya berbagai macam tuntutan atau aduan dari pelanggan kepada penjual terhadap produk atau jasa yang dijualnya.
  • Supaya konsumen atau pelanggan merasa diperhatikan dan merasa diperlakukan secara baik.
  • Untuk menumbuhkan dan mempertahankan loyalitas konsumen, supaya tetap membeli barang atau jasa yang di jual.

definisi pelayanan prima

C. Fungsi Pelayanan Prima

Adapun beberapa fungsi pelayanan prima diantaranya sebagai berikut ini:

  • Untuk melayani pelanggan dengan ramah, tepat dan cepat, sehingga pelanggan merasa puas.
  • Untuk menciptakan suasana dimana konsumen merasa diperhatikan dan dianggap sangat penting bagi perusahaan.
  • Untuk menciptakan pangsa pasar yang lebih baik lagi terhadap produk ataupun jasa yang di jual.
  • Untuk memuaskan pelanggan, supaya tetap menggunakan produk maupun jasa perusahaan.
  • Untuk menempatkan para pelanggan sebagai mitra bisnis.
  • Untuk dapat memenangkan persaingan pasar.
  • Dan untuk memberikan keuntungan yang maksimal.

D. Konsep Dasar Pelayanan Prima

Konsep pelayanan prima ada 3 (tiga) macam, berikut ini penjelasan singkatnya:

a. Konsep Sikap / Attitude

Sikap yang harus dimiliki diantaranya sikap yang ramah, penuh perhatian, dan memiliki rasa bangga terhadap perusahaan. Diharapkan para pegawai pada suatu perusahaan harus mencerminkan perusahaan itu sendiri. Karena para pegawai yang melayani konsumen akan mencerminkan citra perusahaan. Para konsumen atau pelanggan akan memberikan kesan pertama saat berhubungan langsung dengan orang yang terlibat dalam perusahaan tersebut salah satunya yaitu pegawainya yang memberikan pelayanan. Kesuksesan suatu perusahaan jasa pelayanan akan sangat tergantung pada orang-orang yang terlibat dalam menjalankan perusahaan tersebut. Beberapa sikap yang di harapkan seperti sikap yang memiliki rasa bangga terhadap pekerjaan yang dilakukan, mengabdi kepada pekerjaan yang dilakukan, selalu menjaga citra baik perusahaan dan lain-lain. Tentunya pada konsep sikap ini pegawai pelayanan harus memiliki pengetahuan yang berhubungan dengan pekerjaannya, memiliki kemampuan atau keterampilan yang sesuai dengan pekerjaannya, dan bisa berkomunikasi dengan baik. Dan yang harus diperhatikan juga pegawai harus berpenampilan menarik dan sopan sesuai peraturan perusahaan.

b. Konsep Perhatian / Attention

Saat melakukan pelayanan kepada konsumen, maka perlu memperhatikan dan mencermati keinginan konsumennya. Jika konsumen sudah menunjukan niat untuk membeli suatu barang atau jasa yang telah ditawarkan maka segera layani dan tawarkan bantuan yang dia perlukan sehingga konsumen merasa di perhatikan, dan keinginannya dapat terpenuhi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam konsep ini seperti mengucapkan salam saat memulai pembicaraan, bertanya apa saja yang di inginkan konsumen, memahami keinginan konsumen, melakukan pelayanan dengan ramah, tepat dan cepat serta harus menempatkan kepentingan konsumen menjadi yang paling utama, karena konsumen adalah raja.

c. Konsep tindakan / Action

Dalam konsep tindakan, misalnya seorang pegawai pada bagian pelayanan harus selalu memperhatikan dan mencermati apa yang menjadi keinginan konsumen. Jika pelanggan sudah menunjukan minat untuk membeli produk, maka segera layani pelanggan tersebut dan tawarkan bantuan yang mungkin dia butuhkan supaya pelanggan merasa puas terhadap pelayanan tersebut. Beberapa bentuk pelayanan pada konsep ini misalnya seperti mencatat pesanan yang di inginkan pelanggan, menegaskan atau mengecek kembali yang di pesan pelanggan, menyelesaikan transaksi pesanan pelanggan, dan bisanya jika sudah melayani mengucapkan terimakasih kepada pelanggan.

E. Karakteristik Kualitas Dari Pelayanan Prima

Adapun karakteristik kualitas yang dimiliki pelayanan prima diantaranya sebagai berikut ini:

a. Penampilan

Penampilan sangat di perlukan untuk melakukan pelayan prima kepada para pelanggan, karena dengan penampilan yang baik dapat meyakinkan pelanggan saat memberikan pelayanan. Misalnya sebagai resepsionis maka harus memiliki tutur kata yang baik, berpenampilan yang menarik, memiliki tubuh yang porposional, dan lain-lain.

b. Kesopanan Dan Ramah

Pegawai yang melayani masyarakat atau pelanggan maka memerlukan sikap sopan-santun, sabar, dan tidak egois karena masyarakat pengguna jasa pelayanan berasal dari berbagai kalangan baik dari perbedaan tingkat ekonomi maupun tingkat status sosial.

c. Kesediaan Melayani

Pegawai harus profesional atau harus benar-benar dalam melayani pelanggannya, sebagaimana tugasnya yang harus siap selalu melayani pelanggan yang memang memerlukannya.

d. Pengetahuan Dan Keahlian

Supaya dapat melayani dengan baik, maka pegawai harus memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang yang dikerjakannya. Misalnya petugas pelayanan yang memiliki tingkat pendidikan atau pelatihan tertentu maka jabatannya-pun harus yang sesuai dengan keahliannya.

e. Tepat Waktu Dan Janji

Dalam pelayanan maka pegawai dalam melakukan tugasnya jika membuat janji dengan pelanggan harus di perhitungan terlebih dahulu, apakah waktu dan janji tersebut bisa di tepati, misalnya mengadakan pertemuan dengan pelanggan dalam waktu kurun waktu 3 hari maka harus dapat terpenuhi.

f. Kejujuran Dan Kepercayaan

Dalam melakukan pelayanan harus memiliki aspek kejujuran dalam segala hal, baik itu jujur dalam bentuk aturan, jujur dalam bentuk pembiayaan dan jujur dalam menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya. Jika bersikap jujur maka petugas pelayanan dapat di percaya dari berbagai aspek misalnya dari segi perkataannya, sikapnya, dalam melakukan bekerja, dan lain-lain.

g. Efesien

Pelayanan kepada masyarakat atau pelanggan harus efesien dan efektif, karena pelanggan menuntut hal-hal tersebut. Sehingga dapat menghasilkan biaya murah, waktu singkat dan tepat, serta hasil dari pelayanan yang berkualitas. Oleh karena itu efesien dan efektif merupakan hal yang harus di wujudkan dan harus menjadi perhatian serius dalam melakukan pelayanan.

h. Kepastian Hukum

Jika hasil dari pelayanan yang dilakukan kepada pelanggan berupa suatu keputusan, maka harus memiliki kepastian hukum. Jika tidak memiliki kepastian hukum yang jelas maka akan berpengaruh kepada sikap masyarakat, misalnya dalam pelayanan mengurus surat-surat berharga jika ditemukan ketidakpastian hukum maka akan berpengaruh kepada kredibilitas perusahaan atau pelayanan tersebut.

i. Keterbukaan

Setiap urusan atau kegiatan yang memperlakukan ijin, maka keterbukaan perlu di lakukan. Sikap keterbukaan itu akan berpengaruh pada kejelasan informasi kepada masyarakat atau pelanggan.

j. Biaya

Dalam pelayanan maka perlunya penentuan pembiayaan yang wajar. Oleh karena itu biaya harus disesuaikan dengan daya beli masyarakat, harus transparan, dan sesuai peraturan.

k. Tidak Rasial

Dalam melakukan pelayanan tidak boleh membeda-bedakan ras, suku, agama dan politik, jadi harus melayani secara merata.

l. Kesederhanaan

Prosedur atau tata cara pelayanan kepada para pelanggan harus dipermudah dan tidak berbelit-belit dalam pelaksanaannya.

F. Pentingnya Pelayanan Prima

Jika perusahaan ingin maju dengan mengharapkan konsumen untuk membeli produk atau jasa yang di tawarkannya dan tetap menjaga supaya konsumen tetap berlangganan, walaupun banyak perusahaan yang menawarkan produk sejenis atau sama, maka dalam hal ini Pelayanan Prima berperan sangat penting sekali bagi perusahaan, staff dan juga konsumen. Pelayanan prima sangat penting sekali untuk perusahaan atau penjual, karena berpengaruh dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dan membantu untuk mengamankan masa depan bisnis perusahaan, sangat penting juga bagi staff perusahaan karena pelayanan prima dapat memberikan kebanggaan kepada mereka terutama pada perusahaan, dan produknya, dan sangat sangat penting juga bagi konsumen karena dapat memberikan informasi untuk mengambil keputusan dalam memilih dan membeli produk atau jasa untuk memenuhi kepuasan maupun kebutuhannya.

G. Beberapa Contoh Pelayanan Prima

Beberapa contoh pelayanan prima misalnya seperti yang dilakukan adalah memberikan respon cepat saat konsumen bertanya dan memberikan informasi yang tepat yang dibutuhkan. Menyapa dan bertanya secara detail juga dibutuhkan untuk mendapatkan informasi yang tepat guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. Ini diberikan untuk memberikan rasa puas kepada para nasabahnya.

Contoh selanjutnya pada supermarket misalnya kita berkunjung ke supermarket hendak membeli sesuatu, biasanya saat kita masuk ke supermarket kasir atau pegawai akan mengucapkan selamat datang sambil tersenyum dan saat kita hendak membayar belanjaan pegawai kasir akan memberikan penawaran lain kepada kita sambil tersenyum, dan terakhir selalu mengucapkan terimakasih. Dan contoh yang terakhir misalnya perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan costumer service untuk mendengar keluhan atau masukan-masukan dari para pelanggannya lalu akan menanggapinya dengan cepat dan juga tepat.

Bagi Seara memberikan pelayanan prima adalah suatu keharusan. Karena bagi kami, konsumen adalah bagian dari keluarga kami yang perlu dirangkul dan dilayani sebaik mungkin. Hubungi costumer resepentatif kami untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

Pengirman mobil kalimalang

Bagaimana mengatasi Transmisi Mobil Matic Bermasalah

Cara mengatasi Transmisi Mobil Matic Bermasalah

Banyak orang yang memilih menggunakan mobil matic saat ini. Selain praktis, mobil matic pun mudah, dan cepat dikendarai. Itulah kelebihan mobil matic yang tidak dimiliki oleh mobil manual. Maka tidak heran kalau penjualan mobil matic terus mengalami peningkatan. Namun sayang, dibalik kemudahan mengoperasikan mobil matic, ternyata sering timbul masalah, terutama pada bagian transmisinya.

Sebelum masalah terjadi, biasanya mobil matic menunjukkan tanda atau gejala kerusakan yang signifikan. Sehingga para pengguna dapat mengetahui kerusakan tersebut dengan cepat.

Berikut tanda ataupun gejala kerusakan transmisi pada mobil matic.

  1. Bunyi Hentakan Saat Perpindahan Gigi

Sistem perpindahan gigi pada mobil matic lambat laun semakin bagus. Jika kamu sering merasakan perpindahan gigi yang sedikit kasar, hal ini masih wajar. Penyebabnya mungkin karena mobil belum disrvis atau lain sebagainya.

Namun, jika kamu mendengar bunyi hentakan yang kuat saat berpindah gigi, kamu perlu lebih waspada ya. Kemungkinan besar transmisi mobil maticmu sedang tidak baik. Untuk memastikan benar atau tidaknya, gunakan soket OBD yang terdapat pada engine scanner.

  1. Tarikan Tersendat

Masalah seperti getaran dan hentakan saat penarikan pedal gas dapat menimbulkan dua masalah. Pertama,  adanya kerusakan pada transmisi mobil matic. Kedua, adanya kebocoran pada oli mesin akibat kurangnya perawatan pada oli mobil

  1. Sulit Mengatur Gigi Mundur

Tanda selanjutnya adalah sulit untuk mengatur gigi mundur. Hal ini dapat disebabkan karena adanya kerusakan yang terjadi pada transmisi mobil matic. Akibatnya tuas atau pedal untuk penginjakan gigi mundur sulit untuk digunakan.

  1. Kurang Gesit di Jalan yang Menanjak

Transmisi yang rusak biasanya tidak kuat jika dibawa melewati jalan yang menanjak. Jika hal ini terjadi pada mobil matic milikmu, kamu perlu lebih berhati-hati. Bayangkan saja jika mobil kurang gesit di tanjakan, bisa-bisa mobil malah bergerak mundur bukan maju. Apa yang terjadi selanjutnya? Kamu sudah tahu jawabannya.

  1. Sering Tersangkut

Mobil yang transmisinya rusak akan terasa seperti tersangkut. Hal ini dibuktikan dengan sulitnya untuk memindahkan gigi. Jika gigi sudah berada di posisi paling tinggi, gigi akan sulit untuk diturunkan.

Kerusakan seperti ini tidak terjadi secara langsung pada transmisi mobil matik. Melainkan, terjadi pada bagian sensor TCM nya. Ketika sensor tersebut rusak, maka TCM tidak dapat mengirimkan perintah dengan benar. Karena semua perintah yang dikirimkan bersifat netral.

  1. Kebocoran pada Transmisi

Cairan yang ada pada transmisi berguna untuk pertukaran gear. Apabila transmisi bocor, secara tidak langsung cairan tersebut akan bertumpahan sehingga proses pertukaran gear pun tidak dapat dilakukan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kebocoran ini dapat menimbulkan bahaya yang cukup serius bagi pengendara mobil matic. Jadi, harus segera diperbaiki ya.

Cara Mengatasi Transmisi Mobil yang Bermasalah

Transmisi mobil matic bermasalah jelas membuat pemilik mobil khawatir. Jika dibiarkan terus-menerus, kejadian serius bisa saja menimpa si pemilik mobil. Agar berkendara tetap aman dan nyaman, silahkan perbaiki transmisi mobil matic secepat mungkin.

Jika kamu tidak punya waktu untuk membawa mobil matic kesayangan ke bengkel, kamu bisa memperbaiki transmisinya sendiri. Caranya dengan:

  • Reset bagian yang terdapat pada ECU. Jika kamu sudah mereset ECU dan tidak ada hasilnya, coba bersihkan body valve
  • Ganti oli mesin mobil lama dengan oli mesin baru. Untuk hasil terbaik, gunakan oli yang sesuai dengan oli bawaan mobil
  • Jika dua langkah di atas tidak berhasil dan transmisi mobil masih tetap bermasalah, coba kuras oli transmisi mobil matic. Kuras sampai bersih hingga semua kotoran yang lengket dapat terangkat secara maksimal
  • Cek kebersihan transmisi mobil. Kemudian, nyalakan mobil matic kesayanganmu

Begitulah tanda transmisi mobil matic bermasalah dan cara mengatasinya. Jika salah satu dari tujuh tanda tersebut terjadi secara tiba-tiba, dapat disimpulkan kalau transmisi mobil matic mengalami kerusakan. Sebelum mogok, segera perbaiki dan lakukan perawatan secara rutin agar transmisi mobil matic lebih awet dan tahan lama. Namun jika mobil anda sudah mengalami mogok, maka anda dapat menghubungi nomor hotline service kami di +6281399244439 untuk membantu membawa mobil anda ke bengkel terdekat.

Cara Mencuci Mobil Yang Benar

Cara Mencuci Mobil Yang Benar

Salah satu pekerjaan tambahan selepas mudik lebaran adalah mobil yang kotor. Bukan hanya tubuh yang lelah, mobil pun perlu mendapatkan service tambahan ke bengkel dan perlu dibersihkan. mobil yang kotor tentunya mengganggu. Mobil yang kotor menyebabkan kerennya bentuk body mobil tertutupi oleh debu. Jika anda melakukan perjalanan yang jauh dengan mobil anda dan melewati medan yang berat pasti mobil anda akan sangat kotor. Diperlukan cara-cara yang tepat dalam mencuci mobil sehingga menjadi kinclong dan komponen yang ada di mobil tetap aman.

Selama ini sering terjadi salah kaprah dalam cara mencuci mobil dengan benar. Seperti contohnya cara mencuci mesin mobil dengan cara disemprot atau di steam itu sangat berbahaya bagi mobil. Jika cara mencucinya seperti itu, maka mesin mobil bisa konslet atau meledak. Rugi kan pembaca hanya karena mencuci mobil yang salah maka anda harus memperbaiki mobil yang rusak yang akan menguras kocek dan waktu anda. Disini Seara akan membagikan kepada anda cara mencuci mobil yang benar. Sehingga mobil anda akan tetap awet dan bersih selalu. Yuk kita simak bersama-sama.

cara mencuci mobil dengan benar

Cara Mencuci Mobil

Cara mencuci mobil dengan benar itu ada 4 steps di dalamnya. Yaitu mencuci mobil bagian luar, bagian dalam, Mesin, dan Ban. Jika keseluruhan proses ini dapat dilakukan dengan benar maka tentunya mobil anda semakin pede untuk melesat di Jalanan. Mobil adalah suatu benda yang terbuat dari beberapa bahan yaitu plastik, karet, dan besi. Komponen yang paling banyak diantaranya menggunakan bahan cat. Seperti kita tahu cat adalah bahan kimia yang sangat sensitif. Untuk cara mencuci mobil yang benar tentunya diperlukan cara-cara khusus di setiap bagian mobil sehingga pembersihan menjadi maksimal. Kesalahan dalam membersihkan mobil sedikit saja dapat merusak mobil atau pencucian menjadi tidak seperti yang kita harapkan. Yuk kita simak  tips cara mencuci mobil dengan benar :

Cara Mencuci Mobil Bagian Luar

  • Pastikan anda menyemprotkan air terlebih dahulu dari selang selama 15 detik, untuk membersihkan sisa-sisa klorin dan bahan kimia yang berpotensi untuk merusak cat
  • Tutup terlebih dahulu jendela dan pintu mobil dengan rapat
  • Lalu kita mulai step cara mencuci mobil dengan benar yaitu dengan menyemprotkan air dari selang ke badan mobil untuk membersihkan debu dan pasir yang melekat pada body mobil. Menyemprotkan itu penting, karena jika kita langsung menggosok body mobil maka debu dan pasir tersebut dapat menggores cat.
  • Beli pembersih khusus untuk mobil, jangan gunakan deterjen asal-asalan karena dapat merusak cat mobil anda. Deterjen dan wax dapat juga digunakan untuk mencuci mobil. Wax akan membuat cat mobil lebih bersinar.
  • Lalu gunakanlah spon yang bersih untuk mencuci mobil. Mencuci mobil dengan spon diawali dengan bagian atapnya.
  • Anda harus menghindari mencuci mobil saat matahari langsung menyinari mobil. Karena tetesan air akan menjadi lensa bagi matahari untuk memfokuskan cahaya pada cat.
  • Cuci sampai bersih, jangan biarkan sabun tertinggal pada cat sampai kering. Karena bahan kimia yang terkandung dalam sabun dapat merusak cat mobil.
  • Kemudian lap mobil menggunakan lap khusus yang bersih dan tidak berbulu. Pastikan tidak ada minyak atau pasir yang melekat pada lap karena akan berpotensi untuk merusak cat.

Cara mencuci Mobil Bagian Dalam

  • Untuk cara mencuci mobil yang benar bagian interior, anda tidak membutuhkan air yang cukup banyak, sedikit saja air sabun untuk membilas interior mobil menggunakan spon/lap. Interior mobil kotor itu kotor biasanya disebabkan oleh noda yang tertinggal oleh telapak tangan, sepatu, makanan, dan minuman.
  • Jangan menggunakan deterjen pemutih untuk membersihkan mobil bagian dalam.
  • Biarkan pintu mobil terbuka untuk memperlancar proses penguapan yang terjadi.

cara mencuci mobil yang benar

Cara mencuci Mobil Bagian Mesin

  • Kita memasuki bagian paling sensitif dari mobil yaitu mesin. Cara mencuci mobil dengan benar untuk bagian mesin ini diperlukan cara yang tepat dan hati-hati. Di dalamnya ada bagian mesin yang mesin yang tidak boleh terkena air seperti bagian acu, kabel, dan sensor. Pastikan anda membersihkan bagian mesin dengan aliran air yang tidak terlalu keras karena bagian busi jika terkena air akan menyebabkan mesin tidak bisa dihidupkan atau macet.
  • Untuk menghilangkan lemak atau minyak yang melekat pada mesin, anda bisa menggunakan sabun pencuci atau minyak tanah.

Cara Mencuci Ban Mobil

  • Ban sangat mudah sekali terkena kotoran, karena ban adalah komponen mobil yang langsung menyentuh permukaan tanah. Kotoran mudah sekali melekat pada ban.
  • Untuk membersihkan rim ban gunakanlah sabun yang sesuai. Rim yang mempunyai warna perlu dicuci dengan sabun yang sesuai, sedangkan untuk rim berlogam gunakanlah sabun biasa. Jika ada noda yang sulit untuk dibersihkan, gunakanlah sikat yang bersabut.
  • Jika ada noda yang sulit untuk dibersihkan, gunakanlah sikat sabut.

Itulah beberapa cara mencuci mobil dengan benar. Jika anda betul-betul memperhatikan tips diatas dalam mencuci mobil anda, diharapkan mobil anda menjadi bersih tanpa noda dan komponen mobil anda seperti cat dan mesin tetap terjaga keawetannya. Diharapkan tips mencuci mobil ini dapat bermanfaat untuk anda. Baca juga Tips Aman Membawa Muatan Pada Mobil

Tips Aman Membawa Muatan Pada Mobil Saat Mudik

Persiapan Mudik

Untuk keperluan mudik kendaraan bermotor roda empat atau mobil masih menjadi pilihan favorit. Namun, ada baiknya Anda mengenal lebih jauh soal kapasitas dan bobot maksimal mobil Anda, supaya perjalanan mudik Anda berjalan aman sehingga selamat sampai tujuan. Apalagi saat mudik, mobil sering kelebihan muatan, karena mengangkut banyak penumpang dan barang-barang.

Kendaraan harus selalu siap digunakan untuk melakukan perjalanan luar kota. Apalagi mobil tersebut baru berusia satu atau dua tahun. Namun, perlu disadari, sifat perjalanan dalam kota dan luar kota sangat berbeda. Jadi tidak bisa dipukul rata begitu.

Sebab hal ini berkaitan langsung dengan barang bawaan anda pada saat mudik. Dengan maksud ingin membawa sesuatu kepada keluarga di kampung atau sebaliknya, membawa oleh-oleh dari kampung, kita tidak mengingat lagi terhadap standar kemampuan mobil yang digunakan.

Suatu benda jika dibebankan secara berlebihan, maka perilaku dari benda tersebut akan berubah, seperti saat melakukan pengereman, bermanuver, atau berinteraksi.

Hal tersebut baru anda sadari saat dalam perjalanan dan setelah melalui berbagai situasi dan kondisi jalanan. Karakter mobil Anda menjadi berbeda dengan yang biasa anda gunakan saat keseharian. Jika kita mudik dengan kapasitas bobot maksimal mobil. Anda berpikir agility atau standar kelincahan dari mobil Anda berbeda. Untuk bisa memaksimalkan segala unsur keselamatan dan menghindari bahaya-bahaya yang dapat terjadi, tentunya diperlukan persiapan.

Jasa Derek Gendeong
Ilustrasi

Tips Aman Berkendara Mudik

Berikut tips terkait kapasitas dan bobot maksimal mobil agar mudik berjalan aman:

Pertama, Anda harus memastikan kondisi brake pad. Apalagi untuk mobil yang berusia dua atau tiga tahun, karena biasanya kondisi brake pad sudah overheat dan mulai habis. Perlu diperhatikan juga kampas remnya.

Kedua, kondisi ban mobil. Ketika mobil Anda membawa beban berlebihan, ban Anda tidak akan bisa memberikan performa maksimal. Sebab ban itu berisi angin dan memiliki tingkat elastisitas berbeda-beda. Wajib diperhatikan tekanan anginnya sehingga dengan bobot maksimal setidaknya mendekati performa terbaik dari ban tersebut dengan tekanan angin yang direkomendasikan.

Jangan hanya memasukkan barang ke bagasi lalu tergantung bagaimana nanti di jalan. Tidak bisa begitu. Ban itu sangat menentukan unsur keselamatan karena pada akhirnya ban merupakan bagian terakhir yang bisa mengendalikan kendaraan, baik itu bermanuver, berakselerasi, maupun mengerem.

Ketiga, kesiapan Anda sebagai pengemudi. Anda harus memahami atau mengantisipasi beberapa standar, seperti cara mengeluarkan dongkrak, lokasi penyimpanan tongkat dongkrak, posisi jacking point (titik pendongkrakan), hingga cara menurunkan ban serep.

Semua itu harus dikuasai oleh para pemudik, terutama pengemudi. Luangkan waktu satu atau dua jam di rumah sebelum berangkat untuk mempelajarinya, agar Anda dapat mengantisipasi jika terjadi sesuatu di jalan. Apalagi membawa barang banyak, Anda harus berpikir bagaimana nanti ketika terpaksa harus ganti ban, kemudian barang banyak itu harus diletakkan di mana, Anda harus mengevakuasi penumpang ke mana, lalu permukaan jalan seperti apa yang aman untuk mendongkrak. Semua ini mungkin terasa malas dilakukan. Namun, percayalah kita sebagai pengemudi sangat memerlukannya.

Jika akhirnya dari semua persiapan yang ada anda mengalami masalah di jalan, anda dapat menghubungi hotline towing atau jasa derek gendong profesional di nomor 081399244439 untuk membantu mengangkut mobil kesayangan anda itu ke bengkel terdekat atau terpercaya langganan anda. Hotline service towing ini dapat dihubungi selama 24 jam.

Source

Mengenal Istilah Dalam Dunia Ekspedisi dan Cargo

Ada jargon  tak kenal maka tak sayang. Untuk lebih mengenal dunia ekspedisi dan cargo, istilah-istilah dibawah ini dapat mewakili dan membuat anda lebih paham tentang ekspedisi dan cargo.

  • Custom Clearance : adalah proses administrasi pengeluaran atau pengiriman barang dari wilayah muat ataupun bongkar yang berhubungan dengan Kepabeanan dan administrasi pemerintah.Shipper : Shipper adalah Exportir atau si pengirim barang. Nama dan alamat lengkap Shipper harus tertulis jelas didalam dokumen2 seperti : Bill Of Lading, Packing List, Commercial Invoice, COO, PEB (Pemberitahuan Export Barang), PIB (Pemberitahuan Import Barang ketika Importir mengurus proses pengeluaran barang dari Pelabuhan)Consignee / Cnee:  adalah Importir atau si Penerima barang. Nama dan alamat lengkap Consignee harus tertulis jelas didalam dokumen2 seperti : Bill Of Lading, Packing List, Commercial Invoice, COO, PEB (Pemberitahuan Export Barang), PIB (Pemberitahuan Import Barang ketika Importir mengurus proses pengeluaran barang dari Pelabuhan.  
  •  Shipping Mark & Number : Shipping Marks & Number adalah jumlah carton dan tanda pengiriman yang tercantum di kemasan barang. Data Shipping Marks & Number ini tercantum didalam Packing List dan Bill Of Lading.
  • Description of Goods : Adalah perincian barang. Description of Goods ini terdapat didalam Packing List (Lengkap) dan Bill Of Lading. Hanya saja penulisan data Description of Goods pada Bill Of Lading lebih sederhana atau hanya garis besarnya saja. Misalnya, didalam Packing List tertulis 2 drum minyak tanah, 5 jerigen bensin, 10 kaleng oli bekas. Maka pada Bill Of Lading cukup ditulis 17 Packages (total kemasan) of minyak tanah, bensin and oli bekas.
  • G.W. : G.W. adalah singkatan dari Gross Weight. Yaitu berat kotor dari berat kemasan dan berat barang itu sendiri. Contoh berat barang itu 2 Kgs dan berat kemasannya 0.5 Kgs maka G.W. : 2.5 Kgs
  • N.W. : N.W. adalah singkatan dari Net Weight / berat bersih yaitu berat barang sebelum di kemas.
  • LCL : Less than Container Loaded yaitu jenis pengiriman barang tanpa menggunakan container dengan kata lain parsial. Jika kita menggunakan jenis pengiriman LCL, maka barang yang kita kirim itu ditujukan ke Gudang penumpukan dari shipping agent. Lalu dari pihak Gudang tersebut akan mengumpulkan barang2 kiriman LCL lain hingga memenuhi quota untuk di loading / di muat ke dalam container.
  • FCL : Full Container Loaded yaitu jenis pengiriman barang dengan menggunakan container. Walaupun quantity barang tersebut lebih pantas dengan mode LCL, tetapi jika shipper mengirimkan barangnya dengan menggunakan container maka jenis pengiriman ini disebut dengan FCL. Pengiriman barang dengan mode FCL maka kita harus mendatangkan container ke Gudang kita untuk process stuffing (proses pemuatan barang). Setelah stuffing selesai, container itu kita segel dan kita kirimkan ke Tempat Penumpukan Peti Kemas di pelabuhan.
  • CFS : Container Freight Station yaitu mode pengiriman dari Gudang LCL Negara asal sampai ke Gudang LCL Negara tujuan. CFS-CFS menandakan bahwa mode pengiriman barang tersebut dengan cara LCL.
  • CY : Container Yard yaitu mode pengiriman dari Tempat Penumpukan Peti Kemas Negara asal sampai ke Tempat Penumpukan Peti Kemas Negara tujuan. CY-CY menandakan mode pengiriman barang tersebut secara FCL.
  • Vessel : Kapal
  • Feeder Vessel : Kapal pengangkut container dengan kapasitas kecil yang mengangkut container dari pelabuhan muat menuju pelabuhan transit untuk di pindah ke Mother Vessel. Contoh : dari Tg. Priok menuju ke Singapore atau Hongkong….dsb
  • Mother Vessel : Kapal pengangkut dengan kapasitas besar yang mengangkut container dari pelabuhan transit menuju pelabuhan tujuan.Catatan : Jika pengiriman barang dari pelabuhan muat (misalnya : Tg. Priok, Jakarta ) menuju pelabuhan bongkar (misalnya : Busan, Korea) dengan menggunakan 1 Kapal saja maka tidak ada istilah Feeder Vessel dan Mother Vessel. Istilah Feeder Vessel dan Mother Vessel jika pengiriman barang dari pelabuhan muat ke pelabuhan bongkar tersebut menggalami pergantian kapal. Misalnya : Pelabuhan muat Tg. Priok dan Pelabuhan bongkarnya Los Angeles, California. Sementara route pengiriman itu melalui Jakarta – Singapore menggunakan Kapal YM Glory dan Singapore – Los Angeles, CA mengunakan Kapal Hanjin Sao Paulo. Maka Feeder Vessel nya adalah YM Glory dan Mother Vesselnya adalah Hanjin Sao Paulo.
  • Voyage : Nomor Keberangkatan Kapal yang biasa disingkat dengan V. atau Voy.. Nomor keberangkatan harus selalu ada dibelakang nama Kapal. Contoh : YM Glory V. 23 artinya Nama Kapal YM Glory dengan nomor keberangkatan kapal (Voyage) 23.
  • ETD : Estimation Time of Departure adalah perkiraan waktu keberangkatan Kapal.
  • ETA : Estimation Time of Arrival adalah perkiraan waktu kedatangan Kapal
  • Bill Of Lading : atau biasa di singkat dengan B/L, arti sederhananya adalah Konosemen atau bukti pengiriman barang dan pengambilan barang. Form Bill Of Lading itu sendiri harus sudah mendapatkan legalitas dari dunia International sebagai alat / bukti pengiriman dan pengambilan barang export / import. Didalam Bill of Lading memuat data2 Shipper, Consignee, Notify Party, Vessel & Voy. No., Shipping Marks & Numbers, Description of Goods, GW, NW, Measurement, POD, POL, Destination.
  • AWB / Air Way Bill : sama dengan B/L namun AWB digunakan untuk angkutan via udara.
  • P.O.L : Port Of Loading = Pelabuhan Muat
  • P.O.D : Port Of Discharge = Pelabuhan Bongkar
  • Packing List : Daftar Rincian barang secara mendetail yang berisikan nama Shipper, Consignee, Notify Party, Nama Vessel & Voy, Dimensi Barang, Gross Weight dan Net Weight per Item barang maupun total keseluruhan, Jumlah barang.
  • Commercial Invoice : Daftar rincian barang mendetail yang berisikan nama Shipper, Consignee, Notify Party, Nama Vessel & Voy, Nilai Invoice per Item barang maupun total keseluruhan, Jumlah barang.
  • C.O.O / Certificate of Origin : Sertifikat Barang Asal, sebagai bukti keaslian barang dari negara asal yang  tertera pada B/L atau AWB
  • F.O.B : Free On Board. Metode Pembayaran di pelabuhan bongkar baik itu Harga Barang (Nilai Commercial Invoice), Asuransi (Insurrance) dan Biaya Pengiriman (Freight). FOB bisa disebut harga barang di Pelabuhan Asal (Exclude cost Freight & Insurance)
  • C.I.F : Cost Insurrance & Freight. Metode Pembayaran di Pelabuhan Muat. Artinya, sebelum melakukan pengiriman barang tersebut sudah di lunasi oleh Consignee. Dan biaya asuransi maupun ongkos kirim sudah di bayar oleh Shipper di Pelabuhan Muat.
  • CIF lebih singkat dapat disebut harga barang di Pelabuhan tujuan.
  • D.D.P : Delivery Duty Paid , Metode Pembayaran yang sudah include CIF + Duty (Bea Masuk di negara tujuan).DDP lebih singkat dapat disebut harga barang di gudang End User. ketiga metode pembayaran diatas umum digunakan dalam Export & Import dan lazim disebut dalam Incoterm.
  • C.&.F : Cost & Freight. Metode Pembayaran yg tidak jauh berbeda dengan C.I.F, tetapi dalam kasus C & F, pihak Shipper tidak membayar asuransi / tidak mengasuransi kan barang tersebut.
  • Freight Prepaid : Pembayaran biaya angkutan yang sudah dibayarkan terlebih dahulu sebelum barang diangkut.
  • Freight Collect : Pembayaran biaya angkutan yang di bayarkan oleh Cnee (Penerima Barang) atau setelah barang sudah diterima.
  • Shipping Schedule : Jadwal Pengapalan. Jadwal ini diterbitkan oleh pihak Shipping Agent. Berisi mengenai ETD Vessel, ETA Vessel di pelabuhan bongkar, mode pengiriman (Cepat atau Lambat), Rute Kapal dan Pelabuhan Transit dan Nama Kapal Pengganti (Jika memang service pengiriman-nya harus menggunakan lebih dari 1 kapal).
  • Closing Time : Tenggat waktu normal yang di perbolehkan bagi cargo / barang yang masuk ke tempat penimbunan sementara seperti gudang CFS atau UTPK (Unit Tempat Penumpukan Peti Kemas).Catatan : Tiap-tiap Shipping Schedule selalu mencantumkan tanggal dan waktu closing time. Dan jika cargo masuk ke tempat penimbunan sementara itu melewati dari waktu Closing Time yang telah ditetapkan maka pihak shipper akan dikenakan sanksi / denda.
  • P.E. : Persetujuan Export. Lembar Persetujuan Export ini bisa diperoleh dan di print sendiri oleh pihak Shipper / EMKL yang memiliki system online (E.D.I = Electronic Data Interchange) setelah pengajuan dokumen2 Export seperti Packing List, Commercial Invoice & PEB di setujui oleh pihak Bea dan Cukai.
  • P.E.B : Pemberitahuan Export Barang. Pengisian form Pemberitahuan Export Barang di ajukan dengan system online melalui system EDI. Jika pemeriksaan PEB di setujui, maka akan keluar P.E. Adapun data-data yang diisikan saat pengajuan pengisian form PEB adalah semua data-data yang ada di Packing List & Commercial Invoice.
  • EDI Sistem : Kehadiran Electronic Data Interchange (EDI) telah menjadi salah satu solusi untuk membuat efisienan dalam transaksi bisnis di Internet dan sekaligus memberikan jaminan keamanan dalam bertransaksi tersebut. EDI adalah pertukaran data komputer antar aplikasi melintasi batas-batas organisasi, sehingga intervensi manusia atau interpretasi atas data tersebut oleh manusia [RITCHIE 94] dapat ditekan seminimum mungkin. Akibatnya data dalam EDI tentunya harus dalam format terstruktur yang bisa dipahami oleh masing-masing komputer. Salah satu aplikasi penggunaan EDI dalam membantu sistem infrormasi seperti yang dilakukan oleh pemerintah.Dalam jangka panjang, usaha pemerintah untuk meningkatkan cadangan devisa harus didukung oleh kegiatan ekspor. Oleh karena itu, kegiatan ekspor harus digalakkan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka pelabuhan, khususnya jasa pelayanan kepabeanan yang berada di pelabuhan, memegang peranan penting untuk menjamin kelancaran arus barang. Sebagai salah satu usaha untuk memperlancar arus barang di pelabuhan diterapkan sistem Electronic Data Interchange (EDI)
  • BC 1.1    : Dokumen yang memuat kedatangan kapal. Biasanya diajukan ke bea cukai 2-3 hari sebelum kedatangan kapal.(Inward cargo manifest submitted by shipping line to Customs which inform that there will be vessel arrival.) No BC 1.1 dan sub pos harus dicantumkan dalam pengajuan BC2.1, BC2.0, BC2.3 dalam sistem EDI
  • BC 1.2    : Dokumen Angkut Lanjut. (Document made to release import cargo from one Customs area for bonded transport to the next custom area for process of clearance.)
  • BC 2.0    : Pemberitahuan Import Barang. (Notice to the Customs of import cargo details .)
  • BC 2.1    : Pemberitahuan Import Barang Tertentu. (Notice to the Customs of sea and air express import cargo such as arrival of courier items.)dokument ini dapat di sebut juga P.I.B.K (Pemberitahuan Import Barang Khusus)
  • BC 2.3    : Dokumen Angkut Lanjut (dalam Kawasan Berikat). (Bonded transport to a bonded storage, similar to BC1.2 but only for the companies   operating a bonded storage area.)
  • BC 3.0    : Pemberitahuan Export Barang. ( Notice to the Customs of export details.)
  • Bahandle : Cek fisik oleh kepabeanan untuk komoditas impor. ( Phisic check by Customs of imported commodity.)
  • BCF 1.5 : Dokumen yg digunakan utk pemindahan kargo untuk OB (over brengen) (A document for processing cargo removed to OB.)
  • OB (Over brengen) : Pemindahan secara paksa terhadap barang impor karena gagal melakukan proses kepabeanan tepat waktu. ( Forcible removal of the import cargo for failing timely clearance.) Pada praktek di lapangan OB dapat disebut Pindah Gudang, OB dapat terjadi karena regulasi dari Airline (jika Angkut via udara) atau Shipping Agent (Angkut Laut) , dimana Pesawat atau Kapal Laut unloading cargo pada gudang dan gudang tempat barang keluar berbeda. proses OB ini akan memakan cost yang lebih banyak di bandingkan barang yang tidak di OB.
  • DO (Delivery Order) : Surat yang diberikan oleh pihak Shipping agent, forwarder atau Gudang sebagai tanda bukti pengambilan barang, container kosong, dari gudang asal ke gudang tujuan.
  • Certificate of Insurance : Sertifikat Asuransi. (Certificate of import cargo insurance.)
  • EDI         : Transmisi data terstruktur antara organisasi dengan cara elektronik. ( Electronic Data Interchange.)
  • FIAT       : Proses untuk ttd dokumen impor. ( Process for signing the release paper for cleared goods.)
  • LHP        : Laporan Hasil Pemeriksaan. (Inspection report after the physic check.)
  • PENDOC: Penerimaan Dokumen. ( The custom department for receiving the import clearance applications.)
  • PFPD     : Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen. (The custom department checking import clearance applications in Pendoc.)
  • PIB         : Pemberitahuan Impor Barang. ( Import cargo details including HS number and this works as the import duty calculation base.)
  • PNBP     : Penerimaan Negara Bukan Pajak. (Non tax state levies.)
  • POSTEL : Pos & Telekomunikasi. (Import permit for certain electronic goods.)
  • PPH       : Pajak Pertambahan Hasil. (Withholding Tax.)
  • PPN       : Pajak Pertambahan Nilai. ( Value Added Tax.)
  • SKB        : Surat Keterangan Bebas (PPH / PPN). (VAT and Withholding Tax exemption certificate.)
  • SPJK (M, H) : Surat Persetujuan Jalur Kuning (Merah , Hijau). (Yellow (Red, Green) channel order.)
  • SPJM  : Surat Pemberitahuan Jalur Merah. jika respon ini keluar setelah submit PIB dalam system EDI maka kita akan menunggu jadwal untuk Pemeriksaan fisik dari pihak Bea Cukai.
  • SPJH (Surat Pemberitahuan Jalur Hijau) atau SPPB  : Surat Persetujuan Pengeluaran Barang. (Cargo exit order.) Barang dapat segera keluar dari wilayah Pabean (Airport atau Pelabuhan)
  • SSPCP : Surat Setoran Pabean, Cukai, dan Pajak. (Duty payment order.)
  • TPS : Tempat Penimbunan Sementara. (A temporary warehouse for import cargo.)
  • Warehouse AIRIN : Gudang sementara di Jakarta. (Name of a temporarary warehouse in Jakarta.)
  • Surat Tugas : duty assignment for clearing personnel. (duty assignment for clearing personnel.)
  • Surat Kuasa : power of attorney for handling the custom clearance. 
  • EMKL : Ekspedisi Muatan Kapal Laut
  • Notify Party : adalah pihak kedua setelah Consignee yang berhak untuk di beritahu tentang adanya suatu pengiriman dan penerimaan barang export / import. Dalam prakteknya, Nama dan Alamat Notify Party ini sama dengan nama dan Alamat Consignee. Tetapi ini semua tergantung dari perjanjian awal antara pihak Shipper dan Importeer. Nama dan alamat lengkap Notify Party harus tertulis jelas didalam dokumen2 seperti : Bill Of Lading, Packing List, Commercial Invoice, COO. Atau jika Notify Part sama dengan Consignee maka cukup ditulis SAME AS CONSIGNEE.

Kargo Udara Mahal, Perusahaan Jasa Pengiriman Beralih ke Kapal Laut

Dampak Kenaikan Harga Kargo Pesawat

Kenaikan tarif kargo pesawat saat ini  dianggap terlalu tinggi hingga berdampak buruk bagi industri pengiriman logistik.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Express Indonesia (Asperindo), Bayu Paryanto mengatakan, kenaikan harga kargo pesawat mencapai 350 persen. Menurut dia, hal itu sangat berdampak ke industri jasa pengiriman barang.

“Kalau dari kami (tarif) naiknya 20 persen, dari airlines kenaikan paling rendah 120 persen yang paling tingig 350 persen,” ujar Budi.

Budi menyebutkan kenaikan harga kargo itu pun secara todas langsung merugikan masyarakat. Sebab, para penjual harus menaikkan harga produknya.

“Karena permintaan pasarnya berkurang. Ongkos kirimnya lebih mahal daripada produksinya. Penurunan pesanan sekitar 30 sampai 40 persen,” kata Budi.

Untuk mengakali kenaikan harga kargo pesawat itu, perusahaan logistik beralih ke transportasi laut. Namun ternyata di transportasi laut pun para pengusaha mengalami kendala.

“Kita alihkan kiriman-kiriman reguler. Itu pun di daerah tertentu yang terjangkau, misalnya Jawa, bisa dicampur dengan darat. Kalau laut misalnya yang ke Pontianak, Banjarmasin, kan jarak jempuhnya cuma dua harı, itu masih bisa. Tapi kendala di lapangan  muncul, bongkar muatnya lama. Kami harus putar otak lagi, nggak mungkin kami yang molornya sampai 5 hari,”ujarnya.

Moda Transportasi Laut yang digunakan dalam jasa pengiriman, antara lain:

  • Kapal Roll On – Roll Off (Ro-Ro)

Kapal Ro-Ro adalah kapal yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga, sehingga disebut sebagai kapal roll on – roll off atau disingkat Ro-Ro. Oleh karena itu, kapal ini dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveable bridge atau dermaga apung ke dermaga.

Kapal Roro selain digunakan untuk angkutan truk juga digunakan untuk mengangkut mobil penumpang, sepeda motor serta penumpang umum. Angkutan ini merupakan pilihan populer antara Jawa dengan Sumatera di Merak-Bakauheni, antara Jawa dengan Madura dan antara Jawa dengan Bali.

Seara hanya menjalin kerjasama dengan rekanan yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik dalam menjalankan perusahaan moda transportasi ini dan selalu melakukan evaluasi terhadap rekanan kami ini, sehingga Seara selalu dapat memberikan pelayanan yang baik dan terpercaya kepada para kliennya.

  • Landing Craft (LCT)

LCT atau singkatan dari Landing Craft – Tank adalah sebuah kapal pendarat serang untuk mendaratkan tank di tepi-tepi pantai. Kapal ini mulai muncul pada saat Perang Dunia II dan digunakan oleh Angkatan Laut Inggris dan Amerika Serikat pada saat itu. AL Amerika Serikat kemudian menggunakannya untuk tujuan-tujuan lainnya selama Perang Korea dan Perang Vietnam. Selama Perang Dunia II, kapal-kapal ini biasanya dikenal dengan singkatan namanya, LCT.

Dengan tetap memakai nama LCT, banyak kapal-kapal ini beroperasi di perairan dan jalur sungai Indonesia sebagai kapal-kapal komersial mengangkut berbagai muatan atau jenis barang yang berukuran besar dan berbobot besar (misalnya dump truck, dozer, escavator, alat konstruksi, steel structure, boiler , mesin turbin, rig equipment, transformer, material project, dan lain-lain) ke berbagai penjuru Indonesia, terutama ke daerah pertambangan atau lokasi proyek yang berada di pulau atau pantai dan jalur sungai.

Jenis kapal LCT biasa juga digunakan sebagai sarana kapal ferry untuk jalur penyeberangan antar pulau di Indonesia. Fungsi lainnya dari LCT adalah sebagai sarana angkut bahan cairan untuk supply kebutuhan air bersih dan bahan bakar minyak di lokasi proyek pertambangan atau untuk distribusi ke berbagai wilayah terpencil di Indonesia.

Untuk pengiriman alat-alat berat maupun jenis kendaraan berbobot besar Seara menggunakan moda transportasi LCT. Dalam menggunakan moda transportasi LCT ini Seara selalu memilih rekanan moda transportasi LCT yang memiliki reputasi terpercaya dan terjamin dalam pelayanannya sehingga bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi para klien yang mempercayakan pengirimannya kepada Seara.

  • Less than Container Loaded (LCL)

LCL atau Less than Container Loaded, yaitu jenis pengiriman barang tanpa menggunakan container dengan kata lain parsial. Jika anda menggunakan jenis pengiriman LCL, maka barang yang anda kirim itu ditujukan ke Gudang penumpukan dari shipping agent. Lalu dari pihak Gudang tersebut akan mengumpulkan barang-barang kiriman LCL lain hingga memenuhi quota untuk di muat ke dalam container.

Pengiriman dengan system LCL ini lebih banyak digunakan untuk jenis pengiriman paket barang (consumer goods).
Seara memastikan bahwa pengiriman jenis LCL ini memiliki jaminan kualitas pengiriman yang sama terhadap layanan Seara lainnya, hal ini karena Seara memiliki gudang-gudang penerimaan barang yang baik dan aman baik di daerah penerimaan maupun di daerah tujuan pengiriman di Indonesia.

  • Full Container Loaded (FCL)

Layanan lain yang di miliki Seara dari jenis pengiriman menggunakan Jalur Laut adalah FCL atau Full Container Loaded, yaitu jenis pengiriman barang dengan menggunakan container. Walaupun quantity barang tersebut lebih pantas dengan mode LCL, tetapi jika shipper mengirimkan barangnya dengan menggunakan container maka jenis pengiriman ini disebut dengan FCL.
Pengiriman barang dengan mode FCL mengharuskan klien mengirimkan container ke Gudang Penerimaan milik Seara untuk selanjutnya container tersebut di proses. Proses pemuatan barang ini di namakan Stuffing Process. Setelah proses Stuffing selesai, container akan di segel oleh Seara dan container akan segera diirimkan  ke Tempat Penumpukan Peti Kemas dipelabuhan pengiriman.

Oleh karena kepuasan pelanggan adalah hal yang ter bagi terpenting, maka Seara hanya menjalin kerjasama dengan rekanan yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik dalam menjalankan perusahaan moda transportasi ini dan selalu melakukan evaluasi terhadap rekanan kami ini, sehingga Seara selalu dapat memberikan pelayanan yang baik dan terpercaya kepada para kliennya.